PENDAHULUAN TENTANG PENYAKIT KEJIWAAN
Kesehatan jiwa dan penyakit kejiwaan
Mengapa kita harus peduli dengan penyakit kejiwaan??
1. Karena penyakit tersebut mempengaruhi kita semua.
2. Karena penyakit tersebut beban kesehatan masyarakat yang utama.
3. Karena penyakit tersebut sangat menyulitkan
4. Karena pelayanan kesehatan jiwa sangat tidak memadai.
5. Karena masyarakat kita berubah dengan cepat.
6. Karena penyakit kejiwaan menyebabkan stigma (pe-label-an)
7. Karena penyakit kejiwaan bisa diobati dengan metode yang sederhana dan relatif tidak mahal.
Jenis-jenis penyakit kejiwaan
1. Gejala-gejala fisik (somatis).
2. Gejala-gejala perasaan emosional.
3. Gejala-gejala pikiran kognitif.
4. Gejala-gejala khayalan-perseptual.
Kategori utama penyakit kejiwaan:
· Gangguan kejiwaan umum (depresi dan kecemasaan).
· Kebiasaan buruk, seperti ketergantungan terhadap beberapa hal seperti rokok dan miras.
· Gangguan kejiwaan berat (psikosis)
· Retardasi mental.
· Gangguan kesehatan jiwa pada orang tua.
· Gangguan kesehatan jiwa pada anak-anak.
1. Tanda-tanda khas depresi.
Secara fisik
1. Lelah dengan perasaan lemah dan tidak bertenaga.
2. Sakit dan nyeri diseluruh tubuh yang tidak jelas sebabnya.
Perasaan
1. Perasaan sedih dan sengsara.
2. Hilang rasa ketertarikan dalam hidup, interaksi sosial, pekerjaan dll.
3. Merasa bersalah.
Pikiran
1. Tidak punya harapan dan masa depan.
2. Sulit mengambil keputusan.
3. Merasa dirinya tidak sebaik orang lain.
4. Merasa bahwa mungkin lebih baik jika dia tidak hidup.
5. Keinginan dan rencana bunuh diri.
6. Sulit berkonsentrasi.
2. Tanda-tanda khas kecemasan.
Secara fisik
1.Merasa jantungnya berdetak cepat sekali.
2.Merasa tercekik.
3.Pusing.
4.Gemetar seluruh tubuh
5.Sakit kepala.
6. Seperti ditusuk jarum.
Perasaan
1. Merasa seolah-olah sesuatu yang mengerikan akan menimpanya.
2. Merasa takut.
Pikiran
1. Terlalu khawatir akan masalah atau kesehatannya.
Pikiran seolah-olah akn mati, kehilangan kontrol atau jadi gila.
3. Terus menerus memikirkan hal yang membuatnya tertekan meskipun sudah berusaha menghentikannya.
Prilaku
1. Menghindari situasi yang dapat membuatnya ketakutan.
2. Kurang tidur.
3.Tanda-tanda khas ketergantungan terhadap alkohol.
Secara fisik
1. Gangguan lambung.
2. Penyakit hati dan ikterus.
3. Muntah darah.
4. Muntah atau sakit pada pagi hari.
5. Tremor.
6. Kecelakaan dan luka-luka.
7. Reaksi putus obat. Seperti kejang, berkeringat, bingung.
Perasaan
1. Merasa tidak tertolong dan diluar kontrol.
2. Merasa bersalah akan kebiasaan minumnya.
Pikiran
1. Keinginan yang kuat terhadap alkohol.
2. Pikiran terus menerus tentang bagaimana mendapatkan minuman.
Keinginan unntuk bunuh diri.
Prilaku
1. Sulit Tidur.
2. Ingin minum pada siang hari.
Ingin minum pada pagi hari untuk menghilangkan rasa tidak nyaman secara fisik.
4. Tanda-tanda khas penyalahgunaan obat-obatan
Secara fisik
1. Gangguan pernafasan seperti asma.
2. Infeksi dan luka di kulit ketika menyuntikkan obat-obatan.
3. Reaksi putus obat ketika obat itdak dikonsumsi, seperti mual, cemas, gemmetar. Dll.
Perasaan
1. Merasa tidak tertolong dan diluar kontrol.
2. Merasa bersalah karena memakai obat.
3. Merasa sedih dan tertekan.
Pikiran
1. Keinginan yang kuat untuk memakai obat.
2. Pikiran yang terus menerus tentang penggunaan obat selanjutnya.
Keinginan untuk bunuh diri.
Prilaku
1. Sulit tidur.
2. Mudh tersinggung, seperti mudah marah.
3. Mencuri uang untuk mendapatkan obat-obatan.
5. Tanda-tanda khas skizofrenia
Secara fisik
1. Keluhan aneh, seperti ada sesuatu yang tidak biasa dalam tubuhnya.
Perasaaan
1. Depresi.
2. Hilangnya minat terhadap kegiatan sehari-hari
3. Merasa takut dicelakai.
Pikiran
1. Sulit berpikir dengan jelas.
2. Pikiran yang aneh, seperti ada seseorang yang mencoba mencelakainya.
Prilaku
1. Menarik diri dari aktivitas yang biasa dilakukan.
2. Gelisah, dan tidak bisa diam.
Prilaku agresif
3. Prilaku aneh seperti mengutip sampah.
4. Kurang merawat diri.
5. Menjawab pertanyaan dengan jawaban yang tidak berhubungan.
Khayalan
1. Mendengar suara-suara yang membicarakan dirinya.
Melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat orang lain.
6.Tanda-tanda khas mania
Perasaan
1. Merasa sedang di puncak dunia.
2. Merasa senang tanpa alasan yang jelas.
3. Mudah tersinggung.
Pikiran
1. Percaya bahwa dirinya memiliki kekuatan khusus atau sesuatu yang spesial.
2. Merasa bahwa seseorang sedang mencelakakannya.
3. Menyangkal bahwa dirinya sakit.
Prilaku
1. Berbicara cepat
2. Tidak bertanggung jawab secara sosial, berprilaku seksual yang tidak pantas.
3. Tidak mampu merasa santai atau duduk diam.
4. Kurang tidur.
Mencoba melakukan banyak hal, tapi tidak satupun mampu diselesaikan.
1. Menolak pengobatan.
Khayalan
Mendengar suara-suara yang tidak dapat didengar orang lain.
7.Tanda-tanda khas psikosis akut/singkat
Ciri-ciri
1. Gangguan tingkah laku berat seperti gelisah dan agresif.
2. Mendengar suara-suara atau hal-hal yang tidak dapat dilihat oleh orang lain.
3. Kepercayaan yang aneh.
4. Berbicara omong kosong.
Tingkat emosional yang menakutkan atau emosi berubah dengan cepat.
8.tanda-tanda khas delirium
Ciri-ciri
1. Disorientasi (tidak tahu dimana berada atau jam berapa)
2. Demam, keringat berlebihan, meningkatnya nadi dan tanda-tanda fisik lain.
3. Ingatan menurun.
Gangguan pola tidur.
4. Halusinasi penglihatan.
Gejala-gejala yang berubah-ubah dari waktu ke waktu, dengan periode sembuh bergantian denganperiode timbulnya gejalaberat.
9.Tanda-tanda khas retardasi mental
Ciri-ciri
1. Hambatan perkembangan seperti duduk dan berbicara.
2. Sulit bersekolah, terutama gagal mengulang dan belajar terus menerus.
3. Sulit menjali hubungan dengan orang lain, terutama anak-anak seumurnya.
4. Pada dewasa, tingkah laku seksual yang tidak pantas.
Pada orang tua, gangguan pada aktivitas sehari-hari seperti memasak, mengatur
keuangan, mencari dan tetap pada suatu kegiatan
10.tanda-tanda khas demensia
ciri-ciri
1. Melupakan nama-nama penting seperti nama keluarga atau teman-teman.
2. Tersesat ditempat-tempat yang biasa dikenal seperti di desa atau di rumah.
3. Mudah tersinggung atau mudah marah.
4. Menarik diri atau mudah tertekan.
5. Tertawa dan menangis tanpa sebab.
6. Sulit mengikuti pembicaraan.
7. Tidak tahu hari dimana dia berada hari ini.
Berbicara kasar atau tidak masuk akal.
11.tanda-tanda khas penyakit kejiwaaan pada anak
Ciri-ciri
1. Anak mendapat nilai buruk pada pelajaran padahal cukup pintar.
2. Anak yang selalu gelisah dan tidak ,mampu memperhatikan.
3. Anak yang terus-menerus bermasalah dan berkelahi dengan anak-anak lain.
4. Anak yang menarik diri dan tidak mau bermain dengan anak lain.
5. Anak yang menolak pergi ke sekolah.
1.3.6 Gangguan kesehatan jiwa pada anak
Jenis jenis tertentu yang sering muncul adalah:
1. Disleksia, yang mempengaruhi kemampuan belajar anak.
2. Hiperaktivitas, dimana anak-anak menjadi terlalu aktif.
3. Gangguan konduksi, yaitu anak-anak bertingkah laku buruk lebih dari normal.
4. Depresi, yaitu anak merasa sedih dan tidak gembira.
5. Mengompol, yaitu anak sering mengompol di tempat tidur pada usia dimana seharusnya mereka tidak mengompol lagi.
1.4.Penyebab penyakit kejiwaan
1. Peristiwa-peristiwa yang sangat menekan.
2. Latar belakang keluarga yang sulit.
3. Penyakit otak.
4.Hereditas atau gen.
5. Gangguan medis.
1.5.Budaya dan penyakit kejiwaan
Terdiri dari
1. Apakah yang dimaksud penyakit kejiwaan??
2. Kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tekanan emosional.
3. Kepercayaan tentang dukun dan roh jahat.
4. Pemuka agama, nabi dan psikiater.
5. Memberi konseling kepada orang dengan gangguan kesehatan jiwa.
12. hal-hal yang harus diingat!!!
Terdiri dari:
1. Ada berbagai jenis penyakit kejiwaan. Penyakit kejiwaan dapat menimbulkan kecacatan dan bahkan kematian.
2. Jenis penyakit kejiwaan yang paling banyak dijumpai di masyarakat adalah hgangguan kejiwaan umum dan gangguan yang berhubungan dengan ketergantungan terhadap alkohol. Tapi banyak pasien dan petugas kesehatan tidak menganggap ini sebagai gangguan jiwa.
3. Skizofrenia,penyakit manic-depresif, dan psikotis akut merupakan kondisi yang sering dikenali oleh masyarakat dan petugas kesehatan sebagai penyakit kejiwaan, karena prilaku penderita mengganggu.
4. Peristiwa yang menekan, perubahan fungsi, otak dan faktor-faktor medis seperti infeksi otak adalah penyebab utama penyakit kejiwaan.
5. Beberapa orang percaya bahwa faktor roh atau supra natural menyebabkan penyakit kejiwaan. Kita tidak harus menentang pernyataan tersebut,tapi tetap menjelaskan secara medis tentang gangguan tersebut.
6. Kita tidak perlu mencap seseorang dengan diagnosa penyakit kejiwaan. Yang penting kita mampu mengenali adanya gangguan kesehatan jiwa, bberusaha untuk mengenali jenis-jenis penyakit kejiwaan dan kemudian menawarkan pengobatan yabg sesuai.
Related Post:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
Kategori
- Farmakologi (21)
- Hipnotherapy (13)
- Info Kesehatan Terbaru (23)
- Keperawatan Anak (37)
- Keperawatan Jiwa (71)
- Keperawatan Maternitas (25)
- Keperawatan Umum (48)
- Software (26)

Bismillah, Alhamdulillah, My Name is Ilham Burhanuddin and my nickname is Ilo and I was born in kendari on Juli 15, 1986.
I’m Blogger from Indonesia. I hope all my Posts is usefull for all of you. Thanks for visit here and support me. The text, images and the tutorials themselves are under copyright of their respective author, so you cannot copy them either in english or in any other translated language. Also the Blogger Templates and Widgets provided on this website are licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License, which permits both personal and commercial use. However, to satisfy the ‘attribution’ clause of the license, you are required to keep the footer links intact which provides due credit to its authors.
0 komentar:
Posting Komentar